Foto Foto Razia Prostitusi di China

Bagikan ke teman :
Grand Capital Indonesia merupakan Broker Forex online yang menerima Deposit dan Withdrawal melalui bank Lokal BCA dan MANDIRI tanpa perantara atau Exchanger. Grand Capital memberikan bonus 40% setiap kali deposit. Eksekusi cepat tanpa requote, Minimal deposit 10 USD, Spread rendah mulai 0,2 pips, Volume 0,01 lot, Leverage 1:500. Anda bebas menerapkan semua teknik perdagangan di Grand Capital. Buka Akun Sekarang dan Mulai Trading! INFO: KLIK DISINI






 




Reaksi keras dan kemarahan terjadi di internet ketika sebuah foto yang beredar luas, menunjukkan polisi berpakaian preman menarik rambut wanita telanjang selama razia prostitusi.

Foto itu merupakan satu dari serangkaian foto yang diambil oleh media lokal China, saat meliput razia polisi di sarang-sarang prostitusi dan perjudian di Zhengzhou, ibu kota provinsi Henan, kata pejabat China Daily,yang menerbitkan foto kontroversial itu.

“Polisi menjambak rambut seseorang dalam proses penegakan hukum, dan memaksa mengambil foto telanjang dengan maksud kekerasan,” kata salah satu user di portal web populer Chinaren.

“Ini tindak pidana yang jauh lebih serius daripada pelacuran!”

Sebuah video klip tentang penyergapan itu juga beredar online. “Berapa banyak kamu ‘melakukan’ malam ini?,” polisi mengatakan pada wanitayang bersimpuhtelanjang di lantai.

Insiden penjambakan tersebut hanya terlihat di foto, namun tidak di video.

Seorang jubir kantor polisi Zhengzhou yang menolak disebutkan namanya mengatakan, penyelidikan kasus tersebut terus berlangsung, tapi ia menolak memberikan rincian lebih lanjut.

China memiliki populasi onlie tebesar di dunia dengan sedikitnya 338 juta user. Dan internet merupakan salah satu pelarian untuk melampiaskan rasa frustrasi akan kontrol ketat media oleh pemerintah.

Polling yang ditampilkan pada website berita yang berafiliasi dengan agensi investegasi tertinggi China mengemukakan bahwa 57 persen menentang publikasi foto terbaru dengan alasan “pelacur juga punya hak asasi.”

Sekitar 35 persen lainnya juga menentang metode yang digunakan polisi, tapi menyalahkan media atas publikasi yang dilakukan. Survey yang dilakukan diikuti oleh 870 responden pada Rabu lalu.


http://www.beliveornotart.info/2010/12/suasana-razia-pelacuran-di-china.html

Pembaca kami juga menyukai