11 Jenis dan Fungsi Cat

Bagikan ke teman :
FBS Indonesia merupakan Broker Forex online yang menerima Deposit dan Withdrawal melalui bank Lokal BCA, MANDIRI dan BNI tanpa perantara atau Exchanger. FBS Indonesia memberikan bonus 100% setiap kali deposit. Eksekusi cepat 0,2 sec tanpa requote, Minimal deposit 1 USD, Spread rendah mulai 0,1 pips, Volume 0,01 lot, Leverage 1:3000. Anda bebas menerapkan semua teknik perdagangan di FBS Indonesia. Buka Akun Sekarang dan Mulai Trading! INFO: KLIK DISINI
detail berita
Foto: Kaleng cat/ dok. Mitra Bangun Sekawan

Cat memiliki peran penting pada elemen hunian Anda. Tidak hanya berfungsi sebagai pelindung dinding, tetapi juga sebagai statement kepribadian Anda. 

Oleh karena itu, tidak jarang cat dinding hadir dengan beragam turunan skala warna agar Anda bebas memilih warna yang sesuai dengan keinginan. 

Meski warna cat memiliki dampak psikologis tersendiri, ada baiknya Anda juga mengetahui jenis dan fungsi cat sebelum mengaplikasikannya pada dinding ruangan favorit. 

Untuk itu, berikut beberapa jenis cat dan fungsinya yang perlu Anda ketahui, seperti dinukil dari blog arsitektur Khedanta, Jumat (27/1/2012):

1. Cat Alkyd Syntetic.  
Alkyd Syntetic adalah jenis cat yang mempunyai daya kilap (gloss) tinggi yang digunakan untuk eksterior dan interior. Kelebihannya antara lain, kuat terhadap cuaca dan jamur. Umumnya, jenis cat ini dipergunakan untuk permukaan kayu dan besi.

2. Cat Emulsi Styrene Acrylic. 
Karena terdapat campuran akrilik, jenis cat yang mempunyai gloss tinggi ini biasa digunakan untuk eksterior dan interior di mana kuat terhadap cuaca dan jamur. Cat styrene acrylic cocok digunakan untuk permukaan plesteran, beton, batako , hardboard, asbes dan tripleks.

3. Wall Sealer. 
Merupakan jenis cat yang dipergunakan sebagai cat dasar untuk penutup pori-pori permukaan dinding plesteran yang baru dipasang sehingga permukaan akan lebih halus dan cat berikutnya akan lebih melekat ke dinding plesteran.

4. Zinc Chromate Primer.Zinc chrome adalah jenis cat dasar untuk logam  yang bahannya terbuat dari zinc chromate. Cat ini ditujukan untuk menghindari karat pada logam. Biasannya dipergunakan untuk pengecatan logam, seng , besi dan logam lainnya.

5. Cat Duco.  Mungkin cat jenis ini yang paling familiar, sebab, sering disebut sebagai cat dempul. Cat ini digunakan sebagai cat dasar penutup permukaan kayu atau logam sehingga didapatkan permukaan yang lebih rapat dan melalui proses pengerjaan akan didapatkan permukaan yang lebih halus.

6. Cat Melamic. Terbuat dari bahan resin amino dan alkyd, biasanya digunakan untuk pengecan kayu untuk membentuk lapisan cat yang halus, rata, dan tahan goresan dan menghasilkan kilap yang tinggi. Cat ini cocok dipergunakan untuk pengecatan kayu interior.

7. Cat Stoving. Jenis cat ini biasnya digunakan untuk pengecatan finishing logam.  Dalam pelaksanaannya untuk mendapatkan hasil yang maksimal dilakukan dengan sistim oven. Biasanya dipergunakan untuk pengecatan logam, barang elektronik, tabung, dan lainnya.

8. Cat Thermoplastic. Thermoplastic biasanya digunakan untuk untuk pengecatan marka jalan.
   
9. Cat Epoxy. Jenis cat ini digunakan cat dasar dan mempunyai daya ikat yang kuat sehingga sering  dipergunakan sebagai penutup permukaan sebelum dilakukan pengecatan. Jenis epoxy ini dapat juga dijumpai dalam berbagai bentuk seperti lem epoxy, dempul epoxy, dan epoxy injection. Dipergunakan untuk logam dan beton.
  
10. Cat Polyurethane. Jenis cat ini transparan yang menghasilkan gloss tinggi dengan permukaan halus dan tahan gores.

11. Cat Remover.Cat ini merupakan campuran emulsi dari bahab kimia yang bisa merontokkan atau mengelupas cat lama yang telah ada di dinding. 

Sumber

Pembaca kami juga menyukai