Kehidupan Mewah Kim DotCom Pendiri Megaupload

Bagikan ke teman :
FBS Indonesia merupakan Broker Forex online yang menerima Deposit dan Withdrawal melalui bank Lokal BCA, MANDIRI dan BNI tanpa perantara atau Exchanger. FBS Indonesia memberikan bonus 100% setiap kali deposit. Eksekusi cepat 0,1 sec tanpa requote, Minimal deposit 1 USD, Spread rendah mulai 0 pips, Volume 0,01 lot, Leverage 1:2000. Anda bebas menerapkan semua teknik perdagangan di FBS Indonesia. Buka Akun Sekarang dan Mulai Trading! INFO: KLIK DISINI


Kehidupan ala playboy dan flamboyan peretas internet terbesar dunia terungkap saat polisi menggerebek rumahnya di Selandia Baru, kemarin. Multijutawan Kim DotCom, salah satu pendiri Megaupload.com, telah diringkus aparat keamanan Jumat (20/1) setelah mencoba kabur ke ruangan rahasia dengan sistem sekuriti elektronik di istananya, Dotcom Mansion. Di simak gan kehidupan mewah,playboy, dan plamboyan dari pendiri megaupload dibawah ini..!



Aparat keamanan, yang mengintai rumah senilai US$30 juta dengan dua helikopter, akhirnya mampu menghadang Kim memasuki ruangan itu. Di sanalah mereka meringkus pria berkebangsaan Jerman berumur 37 tahun yang bernama asli, Kim Schmitz.

"Ini jelas bukan hal mudah seperti mengetuk pintu masuk rumah," ungkap Inspektur Detektif Grant Wormald menggambarkan operasi penggerebekan di lahan seluas 24 hektare dengan pegawai mencapai 70 orang.



Dari istana 'raja peretas' itu, polisi menyita 18 mobil mewah senilai US$4,9 juta, termasuk sebuah Rolls-Royce Phantom drophead coupe dan mobil klasik Cadillac 1959 warna pink, termasuk benda seni dan peralatan elektronik.

Sejumlah mobil memakai pelat mobil unit seperti Rolls Royce dengan kata 'God', sedangkan mobil AMG Mercedes memakai simbol 'Hacker' dan lainnya memakai kata 'Mafia'. Otoritas perbankan juga telah membekukan beberapa rekening jumbo Kim sebesar US$8,9 juta. Sosok pria dengan tinggi sekitar 190 cm dan berat 150 kg itu telah dituntut pemerintah Amerika Serikat karena terlibat dalam salah satu kasus pencurian hak cipta intelektual terbesar saat ini.

Departemen Kehakiman Amerika Serikat, Kamis (19/1), menutup MegaUpload, situs berbagi file yang populer digunakan untuk mengunduh film, musik, dan serial televisi. Setidaknya 50 juta orang mengunduh situs ini setiap hari.

Otoritas federal AS pada hari yang sama menangkap empat orang dan mengeluarkan perintah penangkapan atas lebih dari 20 tersangka di wilayah AS dan delapan orang lagi di luar negeri. Menurut laporan Cnet dari keempat orang itu tertangkap di Auckland, Selandia Baru dan di antaranya terdapat Kim DotCom alias Kim Schmitz, pendiri MegaUpload berkebangsaan Jerman dan Finlandia. Para tersangka itu akan menghadapi tuntutan dan peluang hukuman penjara hingga 20 tahun.



Pihak berwenang juga menyita 18 nama domain bersama sejumlah aset, termasuk sejumlah server di Virginia dan Washington DC, yang bernilai sekitar US$50 juta. Empat tersangka yang kerap disebut jaksa penuntut sebagai Mega Conspiracy dihadirkan ke pengadilan Auckland.

Dilaporkan, awalnya kuasa hukum DotCom menolak kehadiran media untuk mengambil gambar di dalam ruangan pengadilan. Namun, ia menyatakan tidak masalah karena tidak ada yang perlu disembunyikan.



Flamboyan Kim kerap menghabiskan waktunya di Hong Kong and Selandia. Ia kerap merekam aktivitas sehari-hari yang flamboyan dalam video untuk diunggah ke YouTube. Kawan-kawan dia di dunia maya menjulukinya Dr Evil.

Rekam kriminal Kim sudah terlihat sejak remaja. Pada tahun 1988, ia telah ditangkap dengan tuntutan dua tahun penjara karena meretas sistem rahasia perbankan dan perusahaan lainnya di Jerman.

Hakim hanya memberikan hukuman percobaan karena ulah Kim dianggap kenakalan remaja. Ia juga pernah ditangkap di Bangkok pada 2002 hingga diusir kembali ke Jerman setelah membayar US$140 ribu dan harus menjalani hukuman percobaan. Setahun kemudian, Kim membuat situs Kill.net dengan merekrut kaum peretas sebagai wadah untuk memerangi terorisme global.

Kaisar peretas ini akhir menetap di Selandia Baru, tapi pemerintah setempat memblokir dia untuk memiliki properti mengingat rekam jejaknya yang buruk. Sumber di kepolisian menyebut, mansion tempat tinggal dia selama ini hanya disewa.

Pengawasan dari pemerintah Selandia Baru itu tidak membuat jera Kim. Ia malah membuat ulah eksentrik ketika memperingati Malam Tahun Baru di Aukland. Dikabarkan ia melihat perayaan kembang api yang dibiayainya US$500 ribu dari helikopter pribadinya.

Reputasi ugal-ugalan Kim lainnya adalah memborong mobil mewah dan memacunya dengan kecepatan 320 km/jam di jalanan umum. Hobi gila Kim tersebut ditayangkan di YouTube. Ia bertarung dalam reli Gumball 3000, ajang reli internasional dengan rute 4.800 km.

Suatu saat, Kim terjebak macet lalu ia menyuap polisi berkebangsaan Maroko untuk menangkap pesaingnya dalam reli yang memakai Porsche hitam. Di video lainnya, ia terlihat tertawa terkekeh-kekeh saat berpacu memakai Mercedes di area padang golf. Sumber:National Post

http://www.dhaniels.com/2012/01/kehidupan-mewah-kim-dotcom-pendiri.html

Pembaca kami juga menyukai