Begini Proses Uji Emisi Mobil Esemka

Bagikan ke teman :
FBS Indonesia merupakan Broker Forex online yang menerima Deposit dan Withdrawal melalui bank Lokal BCA, MANDIRI dan BNI tanpa perantara atau Exchanger. FBS Indonesia memberikan bonus 100% setiap kali deposit. Eksekusi cepat 0,1 sec tanpa requote, Minimal deposit 1 USD, Spread rendah mulai 0 pips, Volume 0,01 lot, Leverage 1:2000. Anda bebas menerapkan semua teknik perdagangan di FBS Indonesia. Buka Akun Sekarang dan Mulai Trading! INFO: KLIK DISINI


Mobil Esemka dari Surakarta saat ini sudah berada di Balai Termodinamika Motor dan Propulsi (BTMP) Serpong, Tangerang, Banten, untuk uji emisi.

Mobil itu diperkirakan baru bisa keluar menjelang Senin sore, 27 Februari 2012. Salah seorang teknisi Engineering BTMP, Anis Sukmono, mengatakan Esemka akan menjalani serangkaian tes. Hanya, mesin mobil harus didinginkan terlebih dulu. "Istilahnyapreconditioning," kata Anis.

Proses pendinginan itu membutuhkan waktu yang lama, sekitar enam hingga delapan jam. Padahal proses ujinya hanya membutuhkan waktu 19 menit 40 detik. "Sehingga mobil harus dikipasi dengan blower agar lebih dingin," kata Anis.

Jika sudah dingin, Esemka akan menjalani tescool start. "Akan dihitung emisinya pada awal mesin menyala," katanya. Selanjutnya mesin akan dibiarkan menyala agar panas. Setelah itu, Esemka akan menjalani uji hot start. "Ada dua jenis tes dalam tahap ini," kata Anis.

Esemka akan disimulasi berjalan di jalanan luar kota dan dalam kota. Simulasi akan dilakukan dengan cara memutar roda dengan peralatanroller. "Sembari disimulasi, emisinya akan dihitung," kata Anis.

Dalam simulasi luar kota, mobil akan dipacu dengan kecepatan 120 kilometer per jam. Semua tes itu membutuhkan waktu 19 menit 40 detik. Hasilnya bisa dilihat saat itu juga. "Kami hanya menyajikan data. Soal lulus atau tidak, itu kewenangan Kementerian Perhubungan," kata Anis.

Wakil Wali Kota Surakarta Hadi Rudyatmo yakin Esemka mampu mengikuti tes tersebut. Apalagi mereka sudah mencoba memacu mobil itu dengan kecepatan 120 kilometer per jam saat melewati tol Semarang. "Kalau sampai tidak lulus, kebangeten," katanya.

Sumber

Pembaca kami juga menyukai