Orang-orang yang Pergi Meninggalkan Ahmad Dhani

Bagikan ke teman :
FBS Indonesia merupakan Broker Forex online yang menerima Deposit dan Withdrawal melalui bank Lokal BCA, MANDIRI dan BNI tanpa perantara atau Exchanger. FBS Indonesia memberikan bonus 100% setiap kali deposit. Eksekusi cepat 0,2 sec tanpa requote, Minimal deposit 1 USD, Spread rendah mulai 0,1 pips, Volume 0,01 lot, Leverage 1:3000. Anda bebas menerapkan semua teknik perdagangan di FBS Indonesia. Buka Akun Sekarang dan Mulai Trading! INFO: KLIK DISINI


Ahmad Dhani dikenal sosok musisi bertangan dingin yang telah melahirkan banyak penyanyi atau grup vokal yang sukses di pasaran. Selain itu, ia juga masih seorang front man dari band besar, Dewa 19.

Tapi di sisi lain, Dhani sering 'ditinggalkan' oleh orang-orang yang telah dibesarkannya. Tak hanya itu, ia juga disebut-sebut menjadi biang keluarnya para personel Dewa 19.

Kabar terbaru adalah rencana Tata untuk keluar dari Mahadewi, salah satu grup vokal yang dibidani oleh Dhani. Sebelumnya, grup tersebut telah ditinggalkan oleh Ina Kamarie saat duo itu masih bernama Dewi-Dewi.

Sedangkan dalam tubuh Dewa 19 sendiri, Dhani telah beberapa kali ditinggalkan oleh rekan-rekannya. Yang terakhir pergi tak lain adalah sang vokalis Oncel Mekel.

Tak hanya Once, Dewa terhitung sudah lebih dari 3 kali 'ditinggal' personelnya. Vokalis pertama Dewa 19 Ari Lasso adalah orang yang pertama pergi, 'dipecat' oleh Dhani karena persoalan narkoba.

Menyusul Ari, rekan-rekan sejawat Dhani dalam mendirikan Dewa 19 satu per satu hengkang, yakni Erwin Prasetya (bass) dan Wawan Juniarso (drum).

Tak hanya itu, di era 90-an Dhani juga sempat ditinggal oleh drumer Dewa 19 Wong Aksan. Posisi Aksan pun diganti oleh Tyo Nugros, dan lagi-lagi dia tak bertahan lama. Tyo cabut dari Dewa 19 pada 2007.

Spekulasi dan analisis pun bermunculan untuk mencari penjelasan, apa sebenarnya penyebab orang-orang itu meninggalkan Dhani. Salah satu kabar yang berkembang, 'porsi' Dhani dalam band terlalu besar hingga membuat personel lain tak nyaman.

Sedangkan sebagai bos manajemen, dia konon terlalu keras terhadap anak-anak didiknya.

Sumber

Pembaca kami juga menyukai