0-10, Rekor Terburuk Timnas Sepanjang Sejarah

Bagikan ke teman :
FBS Indonesia merupakan Broker Forex online yang menerima Deposit dan Withdrawal melalui bank Lokal BCA, MANDIRI dan BNI tanpa perantara atau Exchanger. FBS Indonesia memberikan bonus 100% setiap kali deposit. Eksekusi cepat 0,2 sec tanpa requote, Minimal deposit 1 USD, Spread rendah mulai 0,1 pips, Volume 0,01 lot, Leverage 1:3000. Anda bebas menerapkan semua teknik perdagangan di FBS Indonesia. Buka Akun Sekarang dan Mulai Trading! INFO: KLIK DISINI


Timnas Indonesia dipermalukan saat bertandang ke Bahrain National Stadium dalam laga terakhir Grup E Pra Piala Dunia 2014 Zona Asia, Kamis, 29 Februari 2012. Irfan Bachdim dan kawan-kawan dicukur dengan skor telak 0-10 oleh Timnas Bahrain.

Indonesia nyaris kalah 0-12 jika Bahrain mampu memaksimalkan empat hadiah penalti yang diberikan wasit di laga ini. Namun Bahrain hanya mampu memanfaatkan dua dari empat penalti yang didapat. Dua eksekutor Bahrain, Ismael Abdullahatif dan Mohammed Al Tayeb gagal mengeksekusi penalti di menit 24 dan 85.

Kekalahan ini merupakan kekalahan terburuk sepanjang sejarah timnas Indonesia. Kekalahan terburuk Indonesia sebelumnya terjadi saat Timnas Merah-Putih melakoni laga persahabatan menghadapi Denmark di Kopenhagen, Denmark pada 3 September 1974. Di laga tersebut, Indonesia dicukur 0-9.

Partai Bahrain vs Indonesia sendiri berlangsung 'panas'. Ada 4 penalti dan 2 kartu merah yang tercipta di laga tersebut. 2 kartu merah untuk Indonesia diterima kiper Samsidar dan pelatih Aji Santoso. Baru 2 menit laga berjalan, Indonesia sudah harus kehilangan Samsidar. Kiper Semen Padang itu diusir wasit karena menjegal Ismael Abdilatief di kotak terlarang.

Ismael yang kemudian maju sebagai algojo sukses melepas tendangan penalti akurat, masuk ke sisi kiri bawah gawang Garuda. Gawang Indonesia bobol lagi pada menit 15. Adalah Mohamed Ali yang mencatatkan namanya di papan skor, memanfaatkan kemelut di depan gawang Indonesia.

Menit 33, Bahrain mendapatkan penalti lagi. Kali ini yang melakukan pelanggaran adalah bek Abdul Rahman. Dengan kaki kirinya, Mahmod Abdulrahman melepas tendangan penalti keras masuk ke gawang Indonesia. Bahrain mencetak gol keempat mereka pada menit 40. Umpan silang Abdulla Ismaeel ditanduk keras oleh Mahmod Abdulrahman, menusuk ke gawang Garuda.

Di paruh kedua, Bahrain tak menurunkan tempo permainan mereka. Tim berjuluk Al-Ahmar itu terus menyerang Indonesia dan mampu menambah keunggulan mereka pada menit 60. Umpan Ismael Abdilatief ke mulut gawang disontek Mohamed Ali ke gawang Indonesia.

Malapetaka untuk Timnas Indonesia tak berhenti sampai di situ. Sayed Dhiya menambah keunggulan tuan rumah lewat tendangan kerasnya dari sisi kanan kotak penalti pada menit 63. Empat gol terakhir Bahrain dicetak A. Taleb (63'), Abdullatif (67'), Sayed Dhiya (83') dan Sayed Ebrahim (90') 

• VIVAbola

Pembaca kami juga menyukai