Google Diprediksi Jadi Mata-mata Terbesar se-Dunia

Bagikan ke teman :
FBS Indonesia merupakan Broker Forex online yang menerima Deposit dan Withdrawal melalui bank Lokal BCA, MANDIRI dan BNI tanpa perantara atau Exchanger. FBS Indonesia memberikan bonus 100% setiap kali deposit. Eksekusi cepat 0,1 sec tanpa requote, Minimal deposit 1 USD, Spread rendah mulai 0 pips, Volume 0,01 lot, Leverage 1:2000. Anda bebas menerapkan semua teknik perdagangan di FBS Indonesia. Buka Akun Sekarang dan Mulai Trading! INFO: KLIK DISINI

Kendati Google sudah mensosialisasikan perubahan kebijakan privasinya itu selama berberapa bulan terakhir, masih banyak yang tidak memahami itu. Bahkan, sebagian dari mereka menyepelekan masalah privasi di dunia maya. "Kalau tidak mau privasi terganggu, jangan pakai internet," kata salah seorang pengguna internet kepada "PRLM", Rabu (29/2).

Namun, dia tidak paham jika perubahan kebijakan Google ini akan menyebabkan Google sebagai laman terbesar di dunia memonopoli data para pengguna internet dunia. Berdasarkan data pemakaian mesin pencari di dunia, yang dilansir laman teknologi tecca.com, Google saat ini memegang 66,2 persen pasar mesin pencari, disusul Bing (15,2 persen).

Ini menyebabkan banyak kalangan memprediksi Google akan menjadi semacam institusi mata-mata terbesar dunia atau sebagai big brother yang dipopulerkan sastrawan dunia George Orwel pada awal abad 20 melalui novelnya "1948".

Penguasaan terbesar data dunia oleh Google ini bukan hanya membuat Google menjadi begitu jumawa dalam soal data di dunia maya dan juga dunia nyata, melainkan juga menambah pundi-pundi kekayaannya. Tidak heran, harga saham Google terus meroket sehingga menjadi perusahaan terkaya kedua di dunia setelah Apple.

http://www.pikiran-rakyat.com/node/178898

Pembaca kami juga menyukai