Gedung Pencakar Langit Mirip Kolor Raksasa

Bagikan ke teman :
FBS Indonesia merupakan Broker Forex online yang menerima Deposit dan Withdrawal melalui bank Lokal BCA, MANDIRI dan BNI tanpa perantara atau Exchanger. FBS Indonesia memberikan bonus 100% setiap kali deposit. Eksekusi cepat 0,1 sec tanpa requote, Minimal deposit 1 USD, Spread rendah mulai 0 pips, Volume 0,01 lot, Leverage 1:2000. Anda bebas menerapkan semua teknik perdagangan di FBS Indonesia. Buka Akun Sekarang dan Mulai Trading! INFO: KLIK DISINI


Gedung pencakar langit baru di kota Suzhou, 45 km dari Shanghai, Cina, jadi bahan ledekan. Sejumlah blogger Cina menyebut gedung setinggi 300 meter karya arsitek Inggris itu dengan beragam julukan. Ada yang menyebutnya "Celana Panjang Terbesar", Big Shorts, hingga Kolor Raksasa.

Semua merujuk pada bentuk bangunan yang memang mirip celana panjang. Dua "kaki" bangunan mengerucut dan bersatu di bagian atas, menjadi gerbang kota. Gedung ini menandai kenaikan spektakuler ekonomi kota ini, dan Cina secara keseluruhan.

Semula, nama bangunan ini adalah Arc de Triomphe of The east. Namun namanya berubah setelah banyak kritik yang muncul.

"Nama yang pas untuk bangunan ini adalah Celana dari Timur, bukan Gerbang menuju Timur," tulis salah satu pengguna Weibo, Twitter ala Cina. Yang lain menyebut melintasi gerbang itu bak merangkak di bawah celana raksasa.

Blogger lain menyebut bangunan yang menelan biaya 4,5 miliar yuan ini sebagai contoh kreasi asing ke sekian yang membuat langit Cina makin aneh. "Mengapa Cina terlihat seperti taman bermain desainer asing dengan ide-ide arsitektur yang menggelikan?" tulis seorang blogger seperti dikutip oleh Xinhua.

The Gate of the Orient, nama resmi bangunan ini, terdiri atas 74 lantai. Bangunan pencakar langit ini adalah karya kantor arsitektur RMJM Inggris. Perusahaan arsitektur yang berpusat di Edinburgh ini didirikan pada tahun 1956 oleh Sir Robert Matthew dan Stirrat Johnson-Marshall.

Menurut perusahaan yang mendanai proyek ini, Suzhou Chinaing Real Estate Co, bangunan ini akan selesai akhir tahun ini. Bangunan ini akan menjadi struktur berbentuk gerbang terbesar di dunia.

"The Gate to the East memperkenalkan ''pintu gerbang'' dramatis dan ikonik menuju ke kota Suzhou dan mewakili makna dari Cina di dunia saat ini," kata deskripsi di situs RMJM.

Perusahaan ini terkemuka dengan berbagai rancangan bangunan megah di seluruh dunia, termasuk London, New York, Dubai, Moskow, dan Shanghai. Capital Gate dan Okhta center di Abu Dhabi Okhta, St Petersburg HQ, dan Gazprom di Rusia adalah contoh rancangan mereka.

http://www.tempo.co/

Pembaca kami juga menyukai