Biker Harley Davidson Dimakamkan di Atas Motornya

Bagikan ke teman :
FBS Indonesia merupakan Broker Forex online yang menerima Deposit dan Withdrawal melalui bank Lokal BCA, MANDIRI dan BNI tanpa perantara atau Exchanger. FBS Indonesia memberikan bonus 100% setiap kali deposit. Eksekusi cepat 0,1 sec tanpa requote, Minimal deposit 1 USD, Spread rendah mulai 0 pips, Volume 0,01 lot, Leverage 1:2000. Anda bebas menerapkan semua teknik perdagangan di FBS Indonesia. Buka Akun Sekarang dan Mulai Trading! INFO: KLIK DISINI

Seorang penggila sepeda motor berusia 82 tahun telah dimakamkan di atas motor Harley Davidson miliknya dengan posisi persis sedang mengendarai sepeda motor besar itu.

Jasad Bill Standley pun ditaruh di dalam peti kaca tembus pandang. Standley dikenal menghabiskan banyak waktunya mengelilingi seluruh Amerika menggunakan Harley-nya berjenis Electra Glide 1967, meskipun akhirnya menetap di Mechanicsburg, Ohio.

Melansir Metro, Senin (3/2/2014), Standley digambarkan sebagai seorang yang berkepribadian beragam. Bahkan, sebelum meninggal, Standley telah bertekad untuk membawa serta sepeda motornya dan dibantu kedua anaknya -Pete dan Roy- untuk membuat kotak pexiglass setinggi sembilan kaki itu.

Menurut putrinya, Dorothy Brown, ide untuk pemakaman yang unik sekira 18 tahun lalu ketika mereka sedang mendiskusikan apa yang akan dia lakukan dengan motornya ketika ia meninggal.

"Dia berkata 'apa yang harus saya lakukan?; Aku punya dua anak laki-laki, tetapi hanya satu sepeda motor. Lalu adikku berkata "oh Ayah, kubur saja dengan motor itu," kata Brown.

"Saya pikir saat itu, sekira dua minggu setelah itu, perkataan adik saya benar-benar didengarnya. Kita semua masih pikir dia bercanda. Delapan belas tahun kemudian, coba saja tebak," tambah dia.

Standley memulai misinya untuk membuat peti mati enam tahun yang lalu dengan membeli tiga plot pemakaman di samping istrinya Lorna. Dia telah menjelaskan kepada putrinya, Dorothy, sebagai apa yang dia inginkan.

Standley didiagnosis terkena penyakit Alzheimer pada tahun lalu dan menyerah karena kanker paru-paru. Salah satu peserta pemakaman berkata, "beberapa orang berjalan melalui gerbang mutiara, beberapa orang malah menaikinya".

Sumber

Pembaca kami juga menyukai