Sensasi Cabai Terpedas di Dunia

Bagikan ke teman :
...
Dengan mengikuti himbauan dari pemerintah untuk mengurangi kegiatan diluar rumah (#dirumahaja) kita masih tetap bisa untuk mendapatkan penghasilan tambahan di luar pekerjaan utama kita dengan #tradingdirumahaja di OctaFX ! Ayo buruan BUKA AKUN kamu dan isi depositmu dan mulai Trading sekarang !!! Cara Daftar | Cara Deposit


Tantangan baru bagi penggemar rasa pedas. Sejumlah pakar dari State University New Mexico mengidentifikasi varietas cabai terpedas di bumi: Trinidad Moruga Scorpion.

Jangan bayangkan cabai rawit yang berukuran jari kelingking. Varietas cabai ini berukuran sebesar bola golf dengan tingkat kepedasannya mencapai 1,2 juta unit skala Scoville.

Tingkat kepedasan yang sungguh luar biasa, mengalahkan cabai terpedas versi Guinness Book of Records yang hanya 1,17 juta unit Scoville. Tak hanya menciptakan sensasi superpanas di bibir dan perut, tapi juga merangsang produksi keringat dan air mata.

"Saat gigitan pertama, rasanya tidak terlalu buruk. Tapi, seperti ada rasa yang tertunda. Pedasnya terus berkembang, berkembang, dan berkembang menjadi sangat buruk," kata Paul Bosland, pakar cabai terkenal, yang memimpin penelitian, seperti dikutip Telegraph.

Dalam penelitiannya, Bosland menanam ratusan bibit cabai dari sejumlah varietas. Sekitar 125 bibit per varietas. Selain Trinidad Moruga Scorpion, ia juga menanam Scorpion Trinidad, 7-pot, Chocolate 7-pot, dan Bhut Jolokia, varietas cabai asal India yang memegang rekor terpedas pada 2007.

Memasuki panen, ia memilih cabai yang telah memerah dari setiap varietas untuk dikeringkan dan digiling menjadi bubuk. Selanjutnya mengekstrak Capsaicinoids, senyawa yang menghasilkan rasa pedas pada cabai. Ekstrak inilah yang dijadikan bahan uji di laboratorium.

Selama panen, peneliti senior Danise Coon dan dua mahasiswanya telah merasakan keganasan cabai Trinidad Moruga Scorpion. "Capsaicin itu menembus sarung tangan lateks yang kami kenakan saat memetik cabai, lalu merasuk ke dalam kulit kami. Sungguh itu tidak pernah terjadi sebelumnya."

Menurut Bosland, tingkat kepedasan cabai itu tak standar. Sangat tergantung iklim lingkungan tanam. Semakin tinggi suhu udara dan kurang kadar air, cabai semakin pedas.

Tertantang mencoba kepedasannya?

• VIVAnews

Pembaca kami juga menyukai